27

Jun

 

KEBELET KAWIN

Posted By : Emka In : Movies, On Friday, June 27th, 2008, 6:57 pm

Title : KEBELET KAWIN
Story by : Moammar Emka

Judul itu, akhirnya jadi salah satu film yang bakal gue produksi bareng temen-temen. Secara tema sih udah OK bangets. Tinggal plot dan settingnya saja yang butuh masukan lebih banyak.

Kebelet Kawin! Gue pernah ngerasain itu ketika gue baru lulus SMA tahun 1990. Alasannya simpel : gue lagi falling in love banget ama kakak kelas gue yang umurnya 2 tahun lebih tua. Saking pengennnya, usia setahun pacaran, gue kenalin dia ke ortu, face to face. Masalahnya, dengan usia gue yang basih “bau kencur” itu apa ya mungkin kawin atau nikah?

Banyak faktor yang menyebabkan misi gue dalam rangka Kebelet Kawin itu pastinya bakal terhambat. Dan gue ngerasa, faktor yang paling utama adalah kedewasaan, masa depan dan so pasti, material.

Finally, boro-boro kejadian kawin. Pas mengutarakan niat mo menikahi si dia saja, ortu gue langsung bingung dan nggak setuju.

“Kuliahnya ntar gimana?”
“Ntar mo dikasih makan apa?”

Itu hanya dua penggal kalimat yang mengiringi batalnya niat gue untuk buru-buru kawin. Dan, sengaja gue bikin flashback dari diri gue sendiri supaya temen-temen mo nyumbang ide dan saran. Syukur-syukur yang punya pengalaman “kebelet kawin” lengkap dengan lika-likunya.

Pertanyaannya sederhana kok : alasan apa yang membuat temen-temen “kebelet kawin”?

Jawabannya, kalau nggak keberatan, boleh panjang lebar (ups! Ngarep banget!). Gue butuhin bahan-bahan itu biar storyline film Kebelet Kawin yang bakal gue bikin bisa jadi lebih keren dan berisi. Thanks a lot, before!!!

****

|33 Comments »|
         
         
         
 

26

Jun

 

Goodbye Turkey

Posted By : Emka In : Life & Fun, On Thursday, June 26th, 2008, 9:49 pm

Malam yang mendebarkan. Swear! Buat gue, babak semifinal UERO 2008 yang mempertemukan Jerman vs Turki membuat hati gue dag-dig-dug. Bukan karena gue ikut taruhan di bandar dengan jumlah gede, tapi karena tiba-tiba gue jadi ngefans ama Turki. Udah begitu, gue nonton pertandingan babak pertamanya di Kamasutra, Jl Gatot Subroto. Sebelum ‘nobar’, ada Andra & The Backbone feat. Ahmad Dhani, Once dan Purie (Dewi-Dewi).

Abis ngedengerin lagu “Main Hati” yang keren banget itu, gue langsung diberi suguhan permainan cantik tim Turki. Babak pertama selesai dan skor 1-1. Jeda istirahat, gue meluncur ke Kemang dan nongkrong di bar Stubes. Astaga! Mayoritas tamu yang dateng pake kostum Jerman. Jadilah, gue pendukung marginal yang berada diantara puluhan fans berat Jerman.

Permainan cantik yang diperagakan Turki (meskipun dengan 9 pemain cadangan), ternyata tak berbuah kemenangan. Ketika skor 2-2, gue bisa sedikit bernapas lega. Tapi, begitu Philim Lahm melesakkan 1 gol di menit ke 90, gue langsung lemes seketika. Skor 3-2 untuk kemenangan Jerman.  Jadilah, gue menyantap dim-sum jam 5 pagi dengan semangat loyo. Goodbye Turkey! Biar kalah, tapi teeeteep keeereeennn kok!!!

|276 Comments »|
         
         
         
 

24

Jun

 

Makan Tuh Cinta!

Posted By : Emka In : Love, Movies, On Tuesday, June 24th, 2008, 8:33 pm

Suatu Saat di Kuta Bali

Semestinya cinta tidak butuh apa-apa…

biarkan saja ia mengalir tanpa syarat ini dan itu, tanpa harus ini dan itu

semestinya cinta itu tiada dalam hidupnya

tak memihak siapa siapa

tak menjejak di satu tempat

cukup rasakan saja, tak lebih!

ketika ada syahdu merunut hari

ketika ada nyaman menyelinap di balik sepi

yakinkan saja itu cinta !

Dan,

cinta seperti itu yang semestinya kita makan mentah-mentah

tanpa sisa !!!

|281 Comments »|
         
         
         
 

18

Jun

 

HORNY…Horor Nih Yee !!!

Posted By : Emka In : Books, Movies, On Wednesday, June 18th, 2008, 4:40 pm

INILAH enaknya kalau sering ngobrol dan berdiskusi hingga larut malam. Gue, Krishto dan Mandy, sudah hampir 2 minggu ini nyaris jadi “Tiga Jagoan Kalap” yang nggak lepas dari miting ke miting dan so pasti, nongkrong di kafe buat diskusi beberapa project film yang akan diproduksi Lilipop Pictures.

Di sela-sela diskusi sambil ngupi-ngupi itulah, secara berantakan dan serampangan, di otak gue muncul begitu saja sejumlah ide cerita yang rasa-rasanya kok “oke” dan “pas” untuk dikembangkan dengan plot cerita yang lebih serius.

(1) HORNY…HOROR NIH YEEE…!!!

Ide cerita Horny misalnya, berangkat dari buku Kamus Gaul Hare Gene yang sudah gue rilis beberapa bulan lalu. Di dalam buku itu kata gaul Horny mempunyai dua arti : (1) libido sedang tinggi dan (2) Horny kepanjangan dari Horor Nih Yee. \

Namanya juga bahasa gaul. Istilah ‘horny’ itu dalam percakapan sehari-hari memang populer di kalangan anak gaul, tidak saja di kalangan ABG tapi juga remaja bahkan orang dewasa.

Karena gue pake ‘horny’ sebagai kepanjangan dari Horor Nih Yee…..maka ceritanya akan berkutat pada tema horror komedi. Ya, horor seru-seruan yang bisa bikin orang ketawa-ketiwi.

Sejumlah judul lainnya adalah :

(2) LOVING LU LONGTIME LAH (4L)

Drama cinta yang didalamnya ada cinta segi enam. Ada unsur pembauran budaya Jawa dan Cina.

(3) BELAI KIRI, TIKUNG KANAN

Cerita tipu-tipu untuk mendapatkan pacar. Tidak saja daun muda tapi juga tante-tante girang. Wuihhh…!!!

(4) MALU BERTANYA NYASAR DI RANJANG

Cerita lelaki cupu yang sok tahu dan super pede. Ketika suatu ketika ia masuk di kawasan yang dijejali kelab-kelab ‘underground’, si cupu harus menghadapi berbagai peristiwa yang belum pernah ia alami sebelumnya.

(5) DANGDUT SABA KOTA

Temanya masih seputaran dangdut. Tapi, ciri khasnya adalah cerita ini sangat “kota” banget. Kota yang sarat dengan gaya hidup metro-nya dan “kota” dalam arti “kawasan yang di dalamnya sarat dengan nitelife dan sex-entertainment.

(6) DAUN MUDA, NAIK DAUN

Cerita tentang sisi lain dari lika-liku seorang gadis muda yang mengejar karirnya di dunia hiburan.

****

|330 Comments »|
         
         
         
 

13

Jun

 

“Gembok Underwear” : Playsex of The Day

Posted By : Emka In : Night Life, On Friday, June 13th, 2008, 6:46 pm

Yang menarik dari seks adalah permainannya. How to play, itulah faktor yang paling utama. Jadi, sah-sah saja kalau ada sejumlah orang yang setuju dengan “size it doesn’t matter”. Itulah mengapa, dalam berhubungan seks muncul beragam gaya yang super-inovatif. Salah satunya yang kini tengah jadi tren di dunia sex-entertainment di Jakarta adalah “gembok underwear”.

Beberapa bulan lalu, saya pernah mengungkapkan soal menu Ranjang Elektrik dan Tali 16 Gaya yang disuguhkan sebuah tempat one-stop-sex-tainment di kawasan Beos, Jakarta Barat. Hanya berselang dua bulan, kini muncul “Gembok Underwear” sebagai salah satu menu seks yang sedang “hot-hot”-nya dibicarakan para “nite-traveller’s”…

(Baca selengkapnya di : X2 Magazine Edisi Juli 2008)

|283 Comments »|
         
         
         
 

9

Jun

 

LOLIPOP PICTURES PRESENTS

Posted By : Emka In : Movies, On Monday, June 9th, 2008, 10:00 pm

Thank’s God!

Setelah melalui rapat panjang selama tiga hari sebuah hotel di kawasan Menteng Jakarta Pusat, akhirnya gue, Krishto Damar Alam dan Mandy Marahimin sepakat untuk mengebarkan bendera Lolipop Pictures dengan sejumlah judul film yang akan “diproduksi” dan “dirilis” tahun 2008 dan 2009.

Sampai akhir tahun 2008 ini, Lolipop Pictures (tentu saja ‘join’ dengan beberapa PH) berencana menggarap setidaknya 6 film, diantaranya : Kolor4Lov3 (Datang Dengan Cinta, Pulang Dengan Kolor), Tarsan Kota, dan Belilah Aku Jadi Pacarmu.

Sementara untuk proyek di tahun 2009, ada sejumlah judul yang akan kita garap, diantaranya :

  1. Tumpang Tindih
  2. Jakarta Undercover #2
  3. Jakarta Orchid
  4. Janda Tanya, Janda Seru
  5. Romi Yuli Kebelet Kawin
  6. UGD ::Unit Gadun Darurat::
  7. Babi Ngesot ::Datang Tak Diundang, Pulang Tak Berkutang::
  8. Jodoh Di Tangan Hansip
  9. In Bed With Model$
  10. Suster Maria
  11. Banci Tampil
  12. Merinding Disko
  13. Roman Keblinger
  14. Belah Duren
  15. Daun Muda
  16. Proyek Perasaan
  17. Makan Tuh Cinta!!!

Wish us luck! Semoga semua berjalan dengan lancar dan semua ide yang tertuang menjelma jadi layar lebar dan tidak terbuang percuma.

|4401 Comments »|
         
         
         
 

6

Jun

 

MENDADAK DINNER, NYASAR DI X-CLUB

Posted By : Emka In : Life & Fun, Night Life, On Friday, June 6th, 2008, 6:24 pm

Kejadian dadakan, memang selalu bikin kesan yang beda. Setelah 4 malam menghabiskan waktu di Genting Highland, akhirnya gue turun juga ke Kuala Lumpur. Ini memang di luar rencana semula. Tiba-tiba saja, gue pengen “stay” dua hari lagi di Malaysia dan iseng-iseng “kasak-kusuk” di Kuala Lumpur.

Jam 5 sore, gue udah check-in di Hotel JW Marriot di kawasan Bukit Bintang. Begitu masuk kamar, gue langsung buka Face Book. And…ternyata, ada message dari temen cewek di Kuala Lumpur, sebut saja Nat. Jadilah kita bertukar nomor telepon dan in the end, gue ama Nat sepakat untuk ber-dinner.

Mendadak Dinner itu pun kejadian bener di keesokan harinya. Setelah menghabiskan waktu 3 jam dengan berkeliling di kawasan Mid Valley, gue balik lagi ke JW Marriot. Wush, jam 7 malem, Kuala Lumpur macet gila. Usut punya usut, ternyata banyak mobil yang lagi antre di pom bensin. Maklum, isunya BBM memang lagi mau naek.

Beruntung gue tidak telat. Tepat jam 9 malem, gue udah stand-by di JW Marriot. Nat datang nggak lama kemudian dan menunggu di lobby.

“Hi, Emka. I dah sampai. On my way menuju ur hotel. Ketemu di lobby. I’m wearing red shirt..Wit my boy fren wearing black shirt,” SMS dari Nat.

Hah? Tadinya gue berpikir Nat akan datang sendirian. Ternyata, dia datang dengan “boy friend-“ nya. Hahaha…Mendadak Dinner itu jadinya berlangsung bertiga. But it’s OK banget lah buat gue. Karena gue jadi dapat teman baru yang sangat friendly. Bertiga —gue, Nat dan boy fren-nya, ngobrol dan ketawa-ketiwi sampai jam 12 malem sambil ngedengerin Chanel –vokalis home-band di JW Marriot, mendendangkan lagu-lagu melo. Mulai dari lagu-lagunya P. Ramlee sampai satu lagunya Sheila Madjid yang udah nggak asing di telinga gue, Antara Anyer dan Jakarta. Nice to know you, Nat!!!

===============================================================

NYASAR DI X-CLUB

Mendadak Dinner bersama Nat, sungguh mengasyikkan. So far, gue dan Nat akhirnya berteman baik. Paling nggak, perjalanan gue ke Kuala Lumpur nggak sia-sia. Gue dapat teman baru yang nice banget. Ditambah lagi, keesokan malemnya, tanpa rencana gue malah “nyasar” di salah satu kelab —sebut saja X-Club, yang notabene “menawarkan” menu seks kilat. Ya, kira-kira kalau mau dibuat buku atau film dengan konteks Jakarta bisa pake judul NYASAR DI MANGGABESAR atau NYASAR DI BUBUR HOSTES.

Berawal dari hujan yang terus mengguyur Kuala Lumpur dari sore, gue bingung mo ngapain. Nongkrong di kafe on the street yang banyak bertebaran di kawasan Bukit Bintang, rasanya kok nggak pas. Hujannya deras banget, makanya ribet kalau mesti jalan kaki.

Daripada bengong di hotel, mending gue jalan ke depan lobby dan memanggil taksi. Tadinya, gue cuma pengen jalan-jalan keliling kota saja. Tapi, tiba-tiba Pak Sopir taksi menawarkan ide untuk membawa gue ke sebuah kelab yang —menurut dia, punya pelayanan seks kilat. X-Club yang ada tak jauh dari kawasan Bukit Bintang dan buka dari pukul 11 pagi sampai jam 6 pagi itu punya fasilitas karaoke, spa dan massage.

Ooo…di Kuala Lumpur ternyata ada juga toh “sex-entertainment” kayak di Jakarta, bahkan katanya lumayan banyak. Dan benar saja, begitu gue masuk ke arena spa dan massage, gue dibawa ke ruang tunggu yang dilengkapi sofa berbentuk memutar. Antara sofa yang satu dengan sofa yang lain disekat dengan tembok dan kaca.

Seorang lelaki berseragam krem dan berdasi menghampiri saya.

“Minum apa, sir?” tanyanya.

“Chinese Tea, please…!!!”

“Oke, sir. Mau lihat cewek-nya sekarang?”

“Ehmmm…OK!!!”


Lelaki itu langsung mengontak temannya via handy-talky. Sepuluh menit kemudian, ada sekitar 10 cewek dengan baju-baju seksi berkontes di depan gue. Well, sebagian besar dari mereka berasal dari Cina. Menurut lelaki yang lebih pas gue sebut sebagai “papi” itu, cewek-cewek yang ada di X-Club kebanyakan memang dari Cina betulan, bukan penduduk Cina lokal.

“Tarifnya RM 300!!!” jelas lelaki itu.

“Dengan RM 300 dapat pelayanan apa?” tanya gue, polos.

“Only sex service. No massage!” jelasnya.


Waduh, ternyata nggak ada bedanya juga dengan yang gue temuin di sejumlah tempat spa & massage yang ada di Jakarta. Ujung-ujungnya, seks juga yang jadi “jualan utama”. Wuihhh…!!!!

|477 Comments »|
         
         
         
 

6

Jun

 

GENTING DI SINI, GENTING DI SANA

Posted By : Emka In : Life & Fun, Night Life, On Friday, June 6th, 2008, 12:57 am

Satu hal yang membuat para gambler selalu balik ke kasino adalah harapan. Dengan modal uang sedikit, bisa menjadi berlibat ganda dalam tempo pendek. Siapa yang menolak bisa mendapatkan uang berlimpah dalam hitungan menit. Modal RM 50 bisa berlipat jadi RM 1500 untuk satu bet. Wuih, bener-bener kejutan yang menggiurkan.

Well, yang namanya kasino, selalu memberikan iming-iming yang besar buat para gambler-mania. Dari mulai poin berlipat, bonus luar biasa sampai hadiah jackpot yang bisa buat beli rumah seharga lebih dari Rp. 2 miliar.

Ini adalah kali keenam gue jalan-jalan ke Malaysia. Sengaja, gue tidak singgah dulu di Kuala Lumpur tapi memilih Genting sebagai tempat persinggahan pertama. Swear, gue masih penasaran dengan kawasan yang mengiklan diri sebagai City of Entertainment itu, terutama dengan arena perjudian yang buka selama 24 jam itu.

Ada tiga kasino yang saban hari tak pernah sepi dari serbuan ratusan orang yang mencoba peruntungan nasib mereka dengan berjudi. Yang paling besar adalah kasino De Genting. Di kasino itu, segala permainan judi jenis apapun tersedia. Mulai dari Rollet, Poker (Carabbian Stud) dengan 5 kartu, Three Card Poker, Baccarat, Black Jack, Judi Kopyok dengan dadu, Bola Gila, dan berbagai jenis mesin jackpot. Tersedia juga kelas VIP untuk para gambler yang sudah memiliki kartu anggot kelab Genting berwarna Silver.

Hadiah dan bonus yang ditawarkan untuk para gambler sungguh bisa membuat mata terbelalak. Untuk permainan Poker (Carabbian Stud) dengan 5 kartu misalnya, ada hadiah tak kurang dari RM 500.000 untuk gambler yang sukses mendapatkan kartu Royal Flush. Di aren mesin jackpot, ada hadiah Mega Fortune senilai RM 1 juta lebih untuk gambler yang ketiban untung bisa mendapatkan kartu bergambar (4 macam) Mega Fortune secara berurut.

Beruntung gue yang iseng-iseng ikutan main, tidak keblablasan. Hari pertama saja, uang gue RM 2000 ludes tanpa sisa. Hari kedua, RM 1000 gue juga tak jelas kemana jejaknya. Hari ketiga, giliran US 500 gue yang ikut amblas di arena kasino. Untungnya (wong kalah kok masih bilang untung…?) di hari ke-4, gue dapat There of Kind (3 kartu sama : 666) di meja Three Card Poker. Itu berarti, gue bisa dapat bonus 40 kali. Dengan modal RM 100, gue bisa mengantongi RM 4000, ditambah lagi bonus untuk taruhan Ante senilai tak kurang dari RM 1000.

“Genting memang bikin otak dan hati gue jadi genting banget!”

Sepertinya, Genting memang sesuai dengan namanya. Genting sebagai nama daerah menyuguhkan mimpi indah di siang bolong buat mereka yang ingin “kaya mendadak”. Tapi sisi lain, genting sebagai satu kata sifat berarti “menciptakan suasana hati yang setiap saat dag-dig-dug dan selalu waspada dalam keadaan darurat. Maksudnya, kalau tidak bisa mengontrol diri, bisa-bisa uang langsung ludes dalam hitungan menit. Makanya, begitu sampai di Genting, meski dari awal mewarning diri untuk berada dalam keadaan yang sangat genting. Yes!!!

|530 Comments »|

 
         
     
Copyright © 2008 www.emkamoammar.com
All rights reserved

Powered By : TukuSolution