4 Sep |
Ruang Teduh Nadya JanitraPosted By : Emka In : Music & Videos, On Saturday, September 4th, 2010, 7:47 pm
Menikmati alunan piano memang punya keindahan tersendiri. Seperti masuk ke dalam ruang yang begitu sunyi dan asing, lalu tiba-tiba ketika terdengar denting piano yang mengalun syahdu dan mengetuk nada berulang-ulang, sontak menggiring rasa dan pikiran larut dan menyatu di dalamnya. Ruang yang sebelumnya sunyi dan asing, berubah menjadi riuh dalam magis keteduhan yang melelapkan. Begitulah keindahan yang saya rasakan ketika menyaksikan Resital Piano Tunggal Nadya Janitra, Kamis, 26 Agustus 2010 lalu mulai pukul 19:00 WIB di Goethe Haus Jakarta. Meski saya tidak bisa bermain piano tapi mendengarkan Nadya menarikan jemari-jemarinya di atas tuts piano, cukup menghipnotis mata dan telinga saya untuk masuk dalam penghayatan, tanpa beban. Begitu lepas dan membahagiakan. Malam itu, Nadya menyuguhkan karya empat komposer besar : Sebastian Bach, Béla Viktor János Bartók, Franz Peter Schubert, dan Claude-Achille Debussy. Karya Johann Sebastian Bach yang akan dimainkan oleh Nadya Janitra dalam resital tersebut adalah “Partita no.2, BWV 826”. Sedangkan karya Béla Viktor János Bartók yang dipilih Nadya adalah “Piano Sonata, BB 88”, yang menuntut teknik bermain piano yang sangat tinggi. Sonata pertama karya Franz Peter Schubert, yaitu “Sonata in a minor, D 537 (op. posth 164)”, dan “L’isle joyeuse” karya Claude-Achille Debussy juga akan dihadirkan oleh Nadya. Nadya Janitra merupakan pianis muda berbakat. Dia belajar piano sejak berumur 4 tahun dibawah bimbingan ibunya sendiri, Susiana Adhitjan. Mulai belajar di Sekolah Musik YPM (Yayasan Pendidikan Musik) pada umur 6 tahun, perempuan kelahiran 1987 ini mengadakan konser solo perdananya di Kedutaan Besar Belanda ketika berusia 16 tahun. Setelah menyelesaikan program Pendidikan Keguruan 4 pada tahun 2005 dan mengikuti sejumlah festival serta workshop piano tingkat internasional, pada tahun 2007 Nadya berhasil diterima dan melanjutkan pendidikan musiknya di Royal Conservatory, Den Haag, Belanda. Selama di Belanda, dia mengadakan beberapa konser solo antara lain di Boskantkerk, Centrale Bibliotheek dan Triumfatorkerk. Resital piano tunggalnya dipadati ratusan penonton itu penyelenggaraannya dibantu oleh Sekolah Musik YPM. Acara itu sendiri merupakah salah satu konser yang digelar selama dia berlibur di Indonesia. Nadya berencana juga akan menggelar konser di kota-kota lain selama liburannya, salah satunya di Yogyakarta.
|3 Comments »| | |||
24 May |
i-ring 808 - Cinta Itu, Kamu.Posted By : Emka In : Books, Love, Music & Videos, On Monday, May 24th, 2010, 7:00 pm Moammar Emka - i-ring 808 Cinta Secukupnya, Kepada & Atas Nama Apa Cintamu?, Terlelap Dalam Bahagia, Kepada Kamu Rindu Itu, Kepada Cinta Yang Tersia-sia. Link : | |||
14 Apr |
Single PATAH Dalam CD Slow-Mix NagaswaraPosted By : Emka In : Music & Videos, On Wednesday, April 14th, 2010, 6:07 pm Nagaswara melansir CD kompilasi bertajuk SLOW-MIX. Dalam CD itu terdapat 14 lagu bertemakan cinta. Berbeda dengan CD-CD kompilasi kebanyakan, dalam CD Slow-Mix itu, terdapat “kata-kata cinta” yang dibuat khusus dan dibacakan oleh Moammar Emka di setiap jeda lagu. Sebagai CD kompilasi, Slow-Mix coba menggabungkan band/penyanyi yang sudah punya di blantika musik Indonesia seperti Wali, Kerispataih, The Virgin, Baron Soulmate dan Rebecca dengan band/penyanyi pendatang baru seperti Moammar Emka, Thito, Brosis, dan Gift. Ke-14 lagu bertemakan cinta itu adalah : 1. Mungkinkah Terjadi - Thito 2. Cinta Tak Terbalas - Gift 3. Kau Pergi - Rebecca 4. Patah - Moammar Emka 5. Cinta Terlarang - The Virgin 6. Demi Cinta - Kerispatih 7. Meninggalkan Cerita Ini - The Rain 8. Harga Diri - Wali 9. Bodohnya Diriku - AOP 10. Beda - Caramel 11. Bintang Kehidupan - Baron Soulmate 12. Sayang 1000x Sayang - Amour 13. Aku Untukmu - Brosis 14. Hallucinations - Bojes Dapatkan CD nya di toko-toko kaset terdekat. Selamat menikmati dan larut dalam dunia cinta. |35 Comments »| | |||
13 Apr |
Berharap SempurnaPosted By : Emka In : Books, Events, Music & Videos, On Tuesday, April 13th, 2010, 8:37 pm Di acara Bukan Empat Mata yang ditayangkan Trans-7 sekitar awal Maret 2010 lalu, Cornelia Agatha membacakan satu puisi cinta karya Moammar Emka berjudul “Berharap Sempurna”. Cornelia kembali membacakan puisi yang sama dalam acara Launching buku Cinta Itu Kamu, single + videoklip Patah & Reg Content LOVER + TTW yang berlangsung di Indochine, FX Plaza Sudirman, 26 Maret 2010. Menurut Lia —begitu sapaannya, dia sendiri yang meminta untuk membacakan puisi itu karena ia sangat menyukainya. “Aku suka puisinya. Bagus banget,” tukasnya. Puisi itu sendiri sebenarnya tidak ada dalam buku Cinta Itu Kamu. “Lia minta dibuatin puisi itu pas dia mau tampil di acara Bukan Empat Mata bareng Rano Karno,” jelas Emka. Aku tak pernah berharap Ijinkan aku mencintaimu dengan caraku | |||
28 Mar |
Emka Rilis Buku & Lansir CDPosted By : Emka In : Books, Events, Music & Videos, On Sunday, March 28th, 2010, 9:58 pm Kapanlagi.com - Moammar Emka kembali membuat gebrakan baru di tahun 2010 ini. Setelah sukses dengan buku JAKARTA UNDERCOVER seri 1 – 2 – 3, penulis kelahiran Tuban, Jawa Timur, 13 Februari 1973 ini merilis sebuah buku baru kumpulan puisi bertajuk CINTA ITU KAMU. Dalam kesempatan itu , Emka juga memperkenalkan dirinya sebagai penyanyi dengan melansir single hit berjudul Patah yang ditulisnya sendiri, sementara aransemennya digarap Bojes,eks AFI, dan Fahim Gift. Selain buku dan single hits, Emka masih menawarkan ide kreatifnya lewat Musikalisasi Cerita Cinta yang menjadi bonus track di CD single Patah. Musikalisasi Cerita Cinta adalah bagian dari kumpulan puisi Emka yang dibacakannya dengan diiringi backsound lagu populer milik Kerispatih, Hello, dan Wali yang bisa juga diunduh menjadi RBT (ring back tone). “Ya, karya ini memang untuk orang yang jatuh cinta. Saya hanya ingin mengatakan kalau cinta itu ternyata kompleks dan penuh warna. Semua orang pernah merasakan,” ujarnya di Indochine, FX Plaza, Jumat (26/3). Beberapa artis yang hadir dalam acara tersebut didapuk untuk membawakan puisi karya Emka, seperti Cornelia Agatha, Vira Yuniar, Vicky Burky dan Baim Wong. Mereka membawakan secara apik penuh penghayatan puisi–puisi yang mewakili perasaan masing–masing. “Dan memang begitulah cinta,” imbuhnya. “Apapun yang tersirat mewakili nama cinta akan terasa indah untuk dikenang meski kisahnya senantiasa berbeda antara yang satu dengan yang lainnya,” tambahnya lagi. (kpl/wwn/dka) |36 Comments »| | |||
9 Mar |
Video Patah - Moammar EmkaPosted By : Emka In : Music & Videos, On Tuesday, March 9th, 2010, 7:06 pm |22 Comments »| |
|||




























